Thursday, March 22, 2012

Wabah Tomcat Meresahkan Warga Surabaya dan SMP Negeri 16 Surabaya


Kemarin Wabah Ulat bulu sekarang Wabah Serangga Tomcat, ada yang tau Tomcat itu apa?, penjelasannya di bawah aja yak... Ke TKP gan(bahasa kaskus :-) )
Tomcat mempunyai nama ilmiah Paederus fuscipes, serangga ini dapat mengeluarkan Toxin Paederin yang 12 kali lipat dari racun cobra.. hih ngeri kan?!





Kalo ga tau penampakannya langsung aja di lihat




Badannya berwarna Oranye dan hitam serta mempunyai panjang 1 cm. Di bagian tengah yang bewarna Hitam terdapat sayap, jadi si Tomcat bisa terbang, Tomcat juga suka tempat yang terang, kayak Laron, suka sama yang terang-terang waktu hujan, hehe..
walaupun banyak kerugiannya tapi, Jangan salah loh, kumbang tomcat ini adalah serangga yang bermanfaat bagi petani. Menurut Aunu, kumbang ini membantu mengendalikan hama-hama padi. Kumbang tomcat juga bisa ditemukan di pertanaman kedelai, jagung, kapas, tebu dan sejenisnya. 
Racunnya pada jaman dahulu juga di gunakan untuk pengobatan, misalnya membakar kutil pada kulit


Nah, bahaya racun Tomcat sekarang apa??..
Biar gambar yang berbicara




Efek dari racun itu membuat kulit kita merah-merah seperti Herpes, Ngeri banget kan?!
Cara Mencegah / Menghindari Serangga Tomcat
Cara mengantisipasi Tomcat adalah hindari cahaya, gunakan jaring nyamuk, atau semprot aerosol atau pestisida organik dari campuran laos, daun mimba, dan sereh atau mematikan serangga secara langsung.
Bila serangga hinggap di tubuh anda cukup ditiup. Ingat, luka gigitan Tomcat jangan digaruk karena racunnya bahkan dapat berpindah ke bagian lain kulit lewat cairan di luka. Jika terlanjur kena toksin, disarankan segera dibersihkan dengan air sabun antiseptik atau segera dioles salep anti gatal, dan minum anti biotik.
Cara Mengobati Apabila Terkena Racun Tomcat
Bagi Anda yang ada di daerah Surabaya dan tengah mengalami serangan Tomcat, kita disarankan untuk menghubungi Dinas Pertanian Kota Surabaya. Tomcat tak bisa diatasi hanya dengan menggunakan ’Autan’ atau ’Sari Puspa’. Jika sekedar terkena Tomcat, segeralah untuk mencucinya dengan sabun.
Obat yang digunakan jika terkena cairan tomcat adalah dengan kortikosteroid salep dan antibiotik (salep betametasone + antibiotik neomycin sulfat). Keterangan ini mungkin dapat ditanyakan pada dokter agar lebih jelas. Bekas luka jika disrang tomcat hilang dalam 1 tahun. Jika terkena, segeralah cuci air bersih. Beri salep hydrocortisone 1% atau betametasone+antibiotik neomycin sulfat 3 kali sehari atau salep acyclovir 5% atau seperti kata teman kita di kotak komentar “Jika terkena rendam luka yang terkena Racun Tomcat dengan air campuran antiseptic seperti dettol. Lama-lama luka akan sembuh dengan sendirinya.” Tapi kami lebih menyarankan segera pergi ke dokter atau puskesmas, karena disetiap puskesmas sudah memiliki obatnya.
Jika menemuinya di rumah, sebaiknya segera basmi dengan racun serangga. Jika tak mau repot, pukul saja pakai benda keras. Namun sekali lagi, ingat, jangan sampai terkena cairan dari serangga Tomcat karena cairan serangga tomcat itulah yang beracun.




Semoga SMP Negeri 16 tidak mendapati serangan Tomcat, Amiin...
Sekian Dulu Teman..Semoga Bermanfaat... Wassalam